Pembahasan dan Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat (Lengkap)

50 views

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat majemuk yang terdiri dari dua atau lebih klausa dengan tingkat yang berbeda. Satu klausa kalimat berperan sebagai induk kalimat, sedangkan klausa lainnya berperan sebagai anak kalimat. Anak kalimat  pada kalimat majemuk bertingkat merupakan sebuah pelengkap atau perluasan dari induk kalimat sehingga ia tidak dapat berdiri sendiri sebagai satu kalimat.

Supaya kamu lebih paham tentang pengertian kalimat majemuk bertingkat, silahkan simak contoh berikut ini.

Toni sengaja tidur jam 8 (induk kalimat).
Ia bisa bangun lebih awal (anak kalimat).
Toni sengaja tidur jam 8 agar ia bisa bangun lebih awal. (kalimat majemuk bertingkat).

Pada contoh kalimat majemuk bertingkat di atas, kamu bisa mengetahui bahwa kalimat majemuk ini terdiri dari dua klausa dengan tingkat yang berbeda. Induk kalimat atau klausa utama merupakan pokok atau inti dari dari kalimat tersebut, sedangkan anak kalimatnya hanya berfungsi sebagai keterangan tujuan saja. Meskipun tidak terdapat anak kalimat, induk kalimat tetap dapat menyampaikan pesan yang dimaksud. Sementara, apabila induk kalimat tidak ada, maka anak kalimat tidak dapat menggambarkan pesan secara lengkap. Sudah cukup jelas bukan ?.

Jenis Kalimat Majemuk Bertingkat dan Contohnya

Berdasarkan konjungsi atau kata penghubung yang menghubungkan antara induk kalimat dan anak kalimat, kalimat majemuk bertingkat dapat dibagi menjadi 10 jenis. Dibawah ini jenis dan contoh kalimat majemuk bertingkat beserta polanya.

Tabel Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

Tabel Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Waktu

Jenis kalimat majemuk ini mempunyai anak kalimat yang menyatakan keterkaitan atau hubungan waktu dengan induk kalimatnya. Ciri-ciri kalimat majemuk ini adalah adanya kata penghubung yang menyatakan waktu, seperti sebelum, sesudah, ketika, tatkala, manakala dan lainnya. Berikut ini beberapa contoh kalimat majemuk bertingkat hubungan waktu.

  1. Aku sedang menyapu halaman, ketika ayahku pergi.
  2. Aku sudah selesai mengerjakan PR, sebelum kalian datang ke sini.
  3. Aku membersihkan meja guru, sebelum ibu guru masuk ke kelas.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Syarat

Jenis kalimat majemuk ini mempunyai anak kalimat yang menyatakan hubungan atau keterkaitan syarat dengan induk kalimatnya. Ciri-ciri kalimat majemuk ini adalah adanya kata penghubung yang menyatakan suatu syarat, seperti seandainya, jika, misal, andaikan, apabila dan lainnya. Berikut ini beberapa contoh kalimat majemuk  hubungan syarat.

  1. Aku akan segera mengantar ibu jika aku sudah menyelesaikan pekerjaan ini.
  2. Kita segera berangkat ke lapangan apabila hujan sudah reda.
  3. Aku tak akan mendengar semua nasihatmu seandainya aku tahu kamu pembohong.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Tujuan

Jenis kalimat majemuk ini mempunyai anak kalimat yang menyatakan tujuan dari induk kalimatnya. Ciri-ciri kalimat majemuk ini adalah adanya kata penghubung seperti supaya, agar, biar dan lainnya. Berikut beberapa contoh kalimat majemuk hubungan tujuan.

  1. Anisa sengaja tidur lebih awal agar dia bisa bangun pagi.
  2. Rani mengerjakan PR sekarang supaya besok ia tidak kelupaan.
  3. Ragil mengisi bensin di SPBU agar ia tidak kehabisan bensin saat perjalanan pulang.

Kalimat Majemuk Bertingkat Konsensip

Jenis kalimat majemuk ini mempunyai anak kalimat yang menyatakan hubungan atau keterkaitan konsensip (pertentangan) dengan induk kalimatnya. Ciri-ciri kalimat majemuk ini adalah adanya kata penghubung yang menyatakan suatu pertentangan, seperti kendati, kendatipun, biarpun, meskipun, meski dan lainnya. Berikut ini beberapa contoh kalimat majemuk konsensip.

  1. Dia tetap berusaha tersenyum, walaupun dia sedang marah.
  2. Dia selalu tampil sederhana meski keluarganya kaya.
  3. Rizal selalu giat belajar meskipun harus membantu ayahnya di pasar.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Penyebab

Jenis kalimat majemuk ini mempunyai anak kalimat yang menyatakan hubungan atau keterkaitan sebab dengan induk kalimatnya. Ciri-ciri kalimat majemuk ini adalah adanya kata penghubung yang menyatakan suatu sebab, seperti karena, sebab, oleh karena dan lainnya. Berikut beberapa contoh kalimat majemuk bertingkat penyebab.

  1. Dia sedang sedih, sebab orang yang dia sayangi meninggalkannya.
  2. Dia buru-buru membuat teh panas karena ayahnya sudah menyuruh sejak tadi.
  3. Fahmi pergi ke pasar sendiri sebab ibunya sedang ke rumah neneknya.

Kalimat Mejemuk Bertingkat Hubungan Perbandingan

Jenis kalimat majemuk ini mempunyai anak kalimat yang berbandingan dengan induk kalimatnya. Ciri-ciri kalimat majemuk ini adalah adanya kata penghubung (konjungsi) yang menyatakan suatu perbandingan, seperti ibarat, seperti, laksana, dibandingkan, sebagaimana dan lainnya. Berikut ini beberapa contoh kalimat majemuk bertingkat hubungan perbandingan.

  1. Aku lebih baik tinggal di rumah daripada aku pergi ke bioskop.
  2. Rino sedang kebingungan seperti anak ayam yang kehilangan induknya.
  3. Nabila lebih suka membaca komik dibandingkan Nita yang suka membaca novel.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Akibat

Jenis kalimat majemuk ini mempunyai anak kalimat yang menyatakan hubungan atau keterkaitan akibat dengan induk kalimatnya. Ciri-ciri kalimat majemuk ini adalah adanya kata penghubung yang menyatakan suatu akibat, seperti akibatnya, sampai-sampai, sehingga, maka dan lainnya. Berikut ini beberapa contoh kalimat majemuk  hubungan akibat.

  1. Ratih rajin berlatih mengerjakan soal, sehingga ia dapat menjuarai lomba matematika.
  2. Rizka rajin membersihkan rumah, akibatnya teman-teman nyaman bermain ke rumahnya.
  3. Banyak nyamuk yang masuk ke rumah gara-gara Aji jarang bersih-bersih.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Cara

Jenis kalimat majemuk ini mempunyai anak kalimat yang menyatakan keterangan cara dari induk kalimatnya. Ciri-ciri kalimat majemuk ini adalah adanya kata dengan. Berikut  beberapa contoh kalimat majemuk bertingkat hubungan cara.

  1. Ridho menyapu halaman rumah dengan sapu yang dibeli kakeknya.
  2. Ahmad berhasil menjuarai lomba badminton dengan rajin berlatih bersama pamannya.
  3. Dengan cara menjual kue, dia mendapatkan uang untuk menghidupi keluarga kecilnya.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Sangkalan

Jenis kalimat majemuk ini mempunyai anak kalimat yang menyatakan sangkalan terhadap induk kalimatnya. Ciri-ciri kalimat majemuk ini adalah adanya kata penghubung yang menyatakan suatu syarat, seperti seolah, seolah-olah, seakan-akan dan lainnya. Berikut beberapa contoh kalimat majemuk bertingkat hubungan sangkalan.

  1. Eka diam saja, seolah-olah semuanya berjalan baik-baik saja.
  2. Aziz selalu tampil modis seakan-akan ia berasal dari keluarga yang kaya.
  3. Dia terlihat santai saja seolah tak peduli dengan masalah yang menimpa keluarganya.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Kenyataan

Jenis kalimat majemuk ini mempunyai anak kalimat yang menyatakan sesuatu sebenarnya dari makna yang dimiliki induk kalimatnya. Ciri-ciri kalimat majemuk ini adalah adanya kata penghubung sedangkan dan padahal. Berikut beberapa contoh kalimat majemuk bertingkat hubungan kenyataan.

  1. Regina terus membaca buku, padahal dia sedang demam.
  2. Didik memenangkan lomba catur, padahal ia jarang berlatih.
  3. Janet berhasil menurunkan berat badannya padahal dia tidak melakukan diet ketat.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Penjelasan

Jenis kalimat majemuk ini mempunyai anak kalimat yang menyatakan penjelasan makna dari induk kalimatnya. Ciri-ciri kalimat majemuk bertingkat ini adalah adanya kata penghubung bahwa. Berikut beberapa contoh kalimat majemuk bertingkat hubungan penjelasan.

  1. Ayah berkata kepada kami bahwa Bunda Lala berhalangan hadir malam ini.
  2. Reza tidak pernah menduga bahwa ia akan diusir dari rumah oleh ayahnya.
  3. Jatmiko berkata kepada kami bahwa ia tidak bisa ikut berlatih hari ini.

Demikian contoh kalimat majemuk bertingkat yang sudah diulas secara lengkap. Pembahasan tentang contoh kalimat majemuk setara akan diulas pada artikel selanjutnya. Jangan lupa bookmark halaman ini supaya kamu tidak ketinggalan materi pelajaran yang lain.

Tags: #contoh kalimat majemuk #kalimat majemuk adalah #kalimat majemuk bertingkat

Leave a reply "Pembahasan dan Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat (Lengkap)"

Author: 
    author